Status Tanggap Darurat Longsor Cisarua KBB Berakhir, 94 Bodypack Dievakuasi

Status tanggap darurat pencarian korban longsor Cisarua, KBB, berakhir pada Jumat 6 Februari 2026. (Foto Istimewa)

BANDUNG, TANDABACA.ID – Status tanggap darurat pencarian korban longsor Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), berakhir pada Jumat 6 Februari 2026. Meski demikian, Tim SAR memastikan upaya pencarian tidak dihentikan.

Bencana tanah longsor di Kabupaten Bandung Barat terjadi pada Jumat, 23 Januari 2026, akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Lokasi terdampak berada di Kampung Pasirkuning RT 05/11 dan Kampung Pasirkuda RT 01/10, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua.

Berdasarkan data hingga 24 Januari 2026 pukul 13.00 WIB, diperkirakan sekitar 30 rumah terdampak dengan total 34 KK atau 113 jiwa.

Dalam kejadian tersebut, tercatat 7 orang meninggal dunia, 23 orang selamat, dan 80 orang lainnya masih dalam pencarian.

Proses pencarian korban itulah yang kemudian dilakukan selama 7 hari, kemudian diperpanjang hingga hari ke-14.

BACA INI JUGA : Persib Kalahkan Malut United 2-0, Revans di Stadion Kie Raha Ternate

Walau masa tanggap darurat telah berakhir, Basarnas menegaskan tetap membuka ruang penanganan terbatas apabila muncul informasi baru yang kredibel terkait dugaan korban yang belum ditemukan.

Langkah ini dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kemanusiaan, serta dinamika di lapangan.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana menyampaikan bahwa hari ke-14 menjadi penutup fase tanggap darurat sesuai keputusan Bupati Bandung Barat. Namun demikian, Basarnas tetap hadir dalam masa pasca rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kami tetap membuka ruang penanganan terbatas apabila ditemukan informasi atau identifikasi baru yang kredibel,” ujar Ade Dian, Jumat 6 Februari 2026.

Ade Dian menegaskan setiap keputusan yang diambil tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan keselamatan personel di lapangan.

BACA INI JUGA : Universal Studios Hollywood Resmi Umumkan Wahana Baru bertema Fast and Furious

94 Bodypack Ditemukan

Ade Dian juga mengatakan, hingga hari ke-14, tim SAR gabungan telah menemukan dan mengevakuasi 94 body pack dari estimasi awal 80 korban.

Berdasarkan rilis resmi DVI Polri per 6 Februari 2026 pukul 14.00 WIB, sebanyak 74 korban telah berhasil diidentifikasi dari 77 kantong jenazah.

“Sejumlah body pack lainnya masih dalam proses identifikasi lanjutan sesuai prosedur forensik,” katanya.

Ade Dian juga menyebutkan masih terdapat laporan awal dari pemerintah desa terkait kemungkinan korban lain yang hingga kini belum ditemukan.

BACA INI JUGA : Lawan Malut United, Bojan Skuad Siap, Beckham Semoga Bisa Main Maksimal

Tantangan Medan Labil dan Cuaca

Selama pelaksanaan operasi, lebih dari 3.100 personel gabungan dikerahkan dengan dukungan alat berat, drone, ambulans, serta unsur K9. Namun luas area pencarian sekitar 15,7 hektare dengan kondisi tanah yang masih labil menjadi tantangan serius.

“Faktor keselamatan personel menjadi pertimbangan utama dalam evaluasi teknis di lapangan,” jelasnya.

Dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi yang dipimpin pemerintah daerah, Basarnas memastikan tetap melakukan pendampingan.

“Jika ditemukan korban baru, proses selanjutnya akan langsung dikoordinasikan dengan tim DVI Polri untuk identifikasi,” tutupnya.***

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *