Tim SAR Gabungan, hingga hari ketujuh, telah berhasil temukan 60 jenazah korban longsor di KBB. Dengan demikian, masih ada 20 yang hilang. Oleh karenanya, pencarian diperpanjang 7 hari ke depan.
Bandung, tandabaca.id
Pada hari ketujuh, tim SAR Gabungan operasi pencarian korban hilang saat terjadi longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat berhasil menemukan lima kantong jenazah.
Dengan ditemukannya lima kantong jenazah pada hari ketujuh, total korban yang telah berhasil dievakuasi dari timbunan longsor telah mencapai 60 bodypack atau kantong jenazah.
Lima kantong jenazah yang berhasil dievakuasi pada hari ketujuh ini ditemukan tim SAR gabungan dari sejumlah titik pencarian, worksite, A1, A2, dan A3.
Semua jenazah kemudian diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.
BACA INI JUGA : Preview Persis Vs Persib, Dua Pelatih Bilang Tim Lawan Kuat dan Solid
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, cuaca yang relatif bersahabat sejak Jumat pagi hingga sore, membantu kelancaran operasi pencarian pada hari ketujuh.
“Pada hari ketujuh operasi pencarian ini, tim menemukan lima bodypack dari worksite. Alhamdulillah, cuaca sangat mendukung pelaksanaan operasi SAR,” ujarnya, Jumat 30 Januari 2026.
Dijelaskan Syafii, sejak longsor terjadi pada Sabtu 24 Januari lalu, total korban yang telah berhasil dievakuasi mencapai 60 jenazah.
Dengan demikian, masih terdapat 20 korban lain yang diduga tertimbun material longsoran dan masih dalam pencarian.
“Total korban yang berhasil dievakuasi sejak hari pertama hingga hari ketujuh mencapai 60 bodypack. Masih ada 20 lagi yang harus segera ditemukan,” ungkapnya.
BACA INI JUGA : Indonesia Mendominasi Semifinal Thailand Master 2026, Tiga Wakil Raih Tiket Final
Berdasarkan data Tim DVI Polda Jawa Barat, hingga hari ketujuh operasi, sebanyak 44 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sedangkan sisanya masih dalam proses identifikasi di sejumlah lokasi.
Syafii juga mengatakan, setelah evaluasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) KBB, akan diperpanjang.
Operasi pencarian, tambah Syafii akan dilanjutkan selma tujuh hari ke depan, Dengan demikian, totl masa operasi SAR direncanakan 14 hari, lamanya.
“Operasi SAR akan terus dilanjutkan selama masih ada harapan untuk menemukan korban. Kami mohon doa agar cuaca tetap bersahabat sehingga pencarian sisa korban dapat berjalan maksimal,” pungkasnya. ***
BACA INI JUGA : DPRD Jabar Menyayangkan Ada Sekolah Belum Mendapatkan Program MBG














Response (1)