Usai Lempar Jumrah di Mina, Puan dan Anies Ngobrol Santai, dan Saling Mendoakan

Usai Lempar Jumrah di Mina
Dokumen PDIP

Jakarta, tandabaca –
Usai lempar jumrah di Mina Arab Saudi, Puan Maharani dan Anies Baswedan ngobrol santai, dan saling mendoakan, sinyal positif Pilpres 2024.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu dengan Anies Baswedan, bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Pertemuan keduanya bukan terjadi di Indonesia, melainkan di tanah suci Makkah tepatnya saat keduanya tengah menunaikan ibadah haji 1444 H.

Adapun waktu saat kedua tokoh itu bertemu adalah, usai keduanya melaksanakan lempar jumrah kedua di Mina.

Menanggapi hal itu, Ketua Bakomstra Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut pertemuan itu terjadi, dalam rangka jamuan ibadah haji.

Keduanya, terang Herzaky MP, tentu membahas seputar pelaksanaan ibadah.

“Tapi yang paling penting bukan isi pembicaraan apapun itu, bagaimana tokoh-tokoh nasional ini, tokoh-tokoh politik ini yang berada di spektrum yang berbeda, baik di posisi koalisi, pilihan capres-capres yang berbeda tapi tetap,” katanya, Jumat 30 Juni.

Zaky panggilan karib untuk Harzaky MP juga mengatakan, meskipun keduanya bertemu tanpa sengaja, pertemuan itu harus menjadi contoh baik bagi masyarakat agar lebih dewasa dalam berdemokrasi.

“Ada dua tokoh nasional sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, lalu tidak sengaja tanpa ada rencana bisa bertemu,” ungkapnya.

“Tentunya menurut kami suatu hal yang lumrah malah kalau kita ingin mengambil sisi positifnya di sini jelas bagi masyarakat di Tanah Air dua tokoh nasional yang berada di posisi yang berbeda di koalisi untuk Pilpres 2024 bahkan bisa jadi merupakan lawan tanding yang sangat kuat satu sama lain, tapi tetap berkomunikasi tetap menjaga silaturahmi,” jelasnya.

SINYAL POSITIF PILPRES 2024

Oleh karenanya, Zaky berharap, dengan adanya pertemuan Anies dan Puan membuat masing-masing para pendukung bisa saling menghargai satu sama lain.

Sehingga, menciptakan suasana Pemilu yang damai dan tenang.

“Tidak menebar permusuhan apalagi menebar kebencian ini tentunya bagi kami adalah hal yang sangat positif,” katanya.

“Sehingga masyarakat di akar rumput melihatnya sebagai suatu sinyal bahwa kontesasi di Pilpres 2024 janganlah merobek bangsa ini dan merobek kesatuan bangsa, jangan saling memusuhi dan membenci satu sama lain,” ungkapnya.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah yang mendampingi Puan Maharani sekeluarga beribadah haji mengatakan Puan bertemu Anies di Guest House di Mina.

“Kami sedang beristirahat sejenak usai dari Mina untuk melempar jamrah kedua. Tanpa direncanakan, kami bertemu dengan Mas Anies Baswedan dan istri di Guest House di Mina, Saudi Arabia,” ujar Said, Jumat.

SANTAI DAN SALING MENDOAKAN

Said menjelaskan, pertemuan tersebut berlangsung ketika keduanya beristirahat usai kegiatan panjang.

Said mengatakan bahwa baik Puan maupun Anies saling bercakap-cakap santai dan saling mendoakan.

“Kedua beliau bicara yang ringan-ringan saja. Apalagi Mbak Puan usai lempar jamrah sebagai simbol telah mengusir hawa jahat, membuahkan tali silaturahim,” ujar Said.

Said berharap, melalui pertemuan tersebut tercipta kondisi politik di Tanah Air yang lebih sejuk, serta lebih asik tanpa ketegangan.

Dia tidak ingin suasana Pilpres 2024 penuh ketegangan seperti yang terjadi pada Pilpres 2019. ***

BACA INI JUGA
Sosialisasikan Ganjar Pranowo, Fuad Blusukan, Konsolidir Forum Alumni Muda Lintas Kampus

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *