Bandung, tandabaca.id
Usai antar kemenangan Persib atas Selangor FC, Adam Alis dkk nyaris ditilang sesaat setelah bersantap nasi lemak di sebuah warung nasi. Video kejadian itu viral di sosoial media.
Potongan rekaman itu viral karena beberapa saat sebelumnya, Adam Alis sempat live di TikTok pribadinya, memperlihatkan ia tengah makan nasi lemak bersama Saddil Ramdani, Kakang Rudianto, dan Robi Darwis.
Dalam video viral itu terlihat, skuad Persib yang baru menang 3-2 atas Selangor FC asyik makan setelah pertandingan yang begitu menguras tenaga.
Setelah itu mereka terlihat berada di dalam mobil, sibuk berdiskusi soal arah jalan sambil melihat peta digital di layar ponsel, dan papan petunjuk arah.
Tak lama setelah itu, dua petugas polisi yang tengah berpatroli dengan sepeda motor menghentikan kendaraan mereka.
Nggak Bawa Surat-surat
Diduga, mereka tersesat karena Google Maps mendadak tidak berfungsi. Polisi yang menghampiri pun meminta dokumen perjalanan berupa paspor.
Namun, para pemain mengaku tidak membawanya. Mereka lantas menjelaskan identitas mereka sebagai pemain sepak bola profesional dari Indonesia yang baru saja menyelesaikan pertandingan dan hendak segera kembali ke Tanah Air.
Sementara salah satu petugas tampak memotret pelat nomor kendaraan yang mereka gunakan.
Tak lama setelah kejadian itu, Adam Alis mengunggah penjelasan kronologinya untuk meluruskan kabar yang berkembang.
Habis Makan Nasi Lemak
“Saya cerita lagi, banyak yang nanya ini,” ujar Adam Alis dalam unggahan video yang dibagikan ulang oleh akun TikTok @soalpersib.
“Kronologinya, kita habis makan dari nasi lemak, itu baru keluar kan, itu sebenarnya masih area kafe kayak di Summarecon aja sih posisinya itu, bukan di jalan raya.”
Menurut Adam, saat itu polisi yang sedang berpatroli tampak mendatangi mereka, kemungkinan karena mengira ada keramaian Bobotoh di lokasi tersebut.
“Tapi polisinya lagi patroli, mungkin nyari Bobotoh kali ya, mungkin ada keramaian-keramaian.”
Ngawur Arahnya
Ia menambahkan, masalah sebenarnya bermula ketika mereka kehilangan arah akibat sistem peta digital di ponsel mati.
“Nah si Saddil (Ramdani) maps-nya itu mati juga, jadi ngawur arahnya, jadi kayak lawan arah gitu, pas banget ada polisi.”
“Salah jalur, akhirnya suruh berhenti-berhenti, padahal bukan jalan raya.”
“Polisinya dua orang, yang satu sudah fotoin pelat nomor saja.”
Kartu Sakti Robi dan Kakang
Adam kemudian menuturkan bahwa petugas sempat meminta para pemain turun dari mobil karena tidak membawa paspor.
Namun situasi berubah setelah Robi Darwis menunjukkan kartu identitasnya sebagai anggota TNI.
“Terus yang satu kan belum tahu Robi (Darwis) tentara sama Kakang, ya kita keluarlah ‘Mana Paspor?’, ‘Paspor enggak ada, enggak bawa,’ ‘Kenapa enggak bawa, sini turun dulu, turun dulu’.”
“Mana ini kartu identitasnya?’ Pas Robi kasih KTA-nya, langsung gaet ‘Weei kamu prajurit?’, udah ngedown langsung, ‘Iya saya prajurit, ini Kakang polisi’.”
“‘Oh iya-iya, jangan lawan arah gini’, langsung sok-sok baik gitu polisinya,” pungkasnya.
Tengah dalam Euforia
Meski sempat terkena insiden kecil di luar lapangan, para pemain Persib sebenarnya tengah dalam euforia kemenangan.
Sebelumnya, mereka sukses membalikkan keadaan saat menghadapi Selangor FC dalam lanjutan AFC Champions League Two di Stadion Petaling Jaya, Malaysia.
Persib yang sempat tertinggal 2-0, termasuk akibat gol bunuh diri Patricio Matricardi di menit ke-17, akhirnya bangkit di babak kedua. Andrew Jung mencetak gol pada menit ke-49, disusul dua gol Adam Alis di menit ke-82 dan 90+6.
Kemenangan 3-2 itu memastikan Persib Bandung tetap kokoh di puncak klasemen sementara Grup G dengan koleksi 10 poin. Di bawah mereka, Bangkok United masih membayangi dengan raihan 9 poin.@Ry














Response (1)