Tabung Gas Kembali Ngamuk, Penghuninya Terkapar, alami Luka Bakar

Tabung Gas Kembali Ngamuk

Jakarta, tandabaca.id
Tabung gas kembali ngamuk, hancurkan rumah warga, tiga penghuninya terkapar, akibat luka bakar dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Amuk Gas 12 kg ini terjadi di rumah seorang warga yang beralamat di Jalan Nusa Indah IV, Durensawit, Jakarta Timur, Sabtu 11 Februari 2023, malam.

Warga yang berkerumun di lokasi kejadian mengaju mendengar bunyi ledakan yang sangat keras saat musibah ini terjadi.

Saat dilakukan pengecekan baru diketahui, ledakan itu berasal dari rumah tetangga nya sepasang suami istri dengan seorang anak.

Nanang, warga mengatakan tiga penghuni rumah itu terkapar dan mengalami luka bakar.

“Musibah ini terjadi akibat tabung gas yang meledak,” katanya.

Dijelaskan Nanang, saat musibah ini terjadi dia tengah berada di rumahnya dan langsung berlari ke sumber suara usai mendengar bunyi ledakan.

Seusai mendatangi rumah korban, Nanang melihat si suami dalam kondisi tergeletak dengan sejumlah luka bekas ledakan.

Mengetahui hal tersebut, warga berinisiatif langsung membawa para korban ke Rumah Sakit (RS) Islam Pondok Kopi.

“Dibawa ke IGD langsung tiga korban itu, dan anaknya tapi selamat, hanya shock,” ujarnya.

Akibat kejadian, bagian atap, tembok, hingga pintu rumah korban rusak berat

Tidak hanya itu, ruang kamar mandi tetangga samping persis rumah korban pun ikut terdampak rusak berat.

Setelah kejadian, Unit Reskrim Polsek Duren Sawit datang ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti tabung gas yang meledak

Kini, kasusnya masih diselidiki Unit Reskrim Polsek Duren Sawit.

AMUK TABUNG GAS

Sebulan sebelumnya, amuk tabung gas juga terjadi disalah satu rumah warga Jalan Pademangan II Gang 19 RT08 RW03 Pademangan, Jakarta Utara, Kamis 12 Januari 2023.

Beberapa waktu lalu, ledakan tabung gas terjadi di salah satu rumah di Jalan Pademangan II Gang 19, RT 08 RW 03 Kelurahan Pademangan Timur, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (12/1/2023) malam.

Akibatnya, enam orang yang sedang berada di dalam rumah mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit.

Pengurus RW 03 Pademangan Timur, Wiwik mengatakan peristiwa bermula saat salah seorang penghuni rumah membeli tabung gas elpiji tiga kilogram sekitar pukul 19.00 WIB.

“Jadi awalnya dia beli tabung gas dari warung. Nah terus gasnya itu mengeluarkan aroma,” kata Wiwik saat ditemui di lokasi.

Penghuni rumah mencium ada aroma semacam kebocoran gas usai membeli tabung elpiji tersebut.

Kemudian, tabung gas tersebut diletakkannya di kamar mandi.

Menurut Wiwik, penghuni rumah kemudian membeli satu tabung gas lagi dan kembali ke rumah.

Saat akan menyalakan kompor yang sudah dipasangi tabung gas kedua, tiba-tiba ledakan terjadi.

Ledakan diduga terjadi akibat ada kebocoran tabung gas pertama yang sebelumnya diletakkan di kamar mandi.

“Gasnya yang pertama ditaruh di kamar mandi, terus dia beli lagi karena ada kebocoran itu yang pertama,” kata Wiwik.

“Terus pas dia pasang meledak gitu (tabung gas) yang dari kamar mandi itu karena sudah mengeluarkan aroma gas itu baunya,” sambungnya.

Akibat ledakan tabung gas ini, enam orang yang ada di dalam rumah mengalami luka bakar.

Keenam korban luka bakar terdiri dari empat orang dewasa, seorang anak usia 11 tahun, dan seorang bayi baru tiga bulan.

“Kurang lebih ada 6 orang yang kena, pembantunya yang parah kebakar yang banyak, karena dekat itu sih mbaknya, terus sama anak kecil,” ucap Wiwik.

Usai kejadian, enam orang korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.***

BACA INI JUGA

Kepala Desa Dicokok Gegara Ngoplos Gas Elpiji, Jarum Suntiknya Jeruji Velg Motor

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *