Dua Minggu Dikepung Israel, RS Nasser dan Al-Amal Gaza Kehabisan Makanan

Dua Minggu Dikepung Israel
Para relawan PRCS yang tetap melanjutkan kerja kemanusiaannya di titik medis PRCS di Jabalia Gaza Utara, meski kondisi sulit dan berbahaya. (Dok X/Twitter)

Jakarta, tandabaca.id
Dua Minggu Dikepung Israel, kondisi RS Nasser dan Al-Amal Gaza kehabisan makanan. Situasi ini mengancam kematian banyak orang yang terluka dan sakit penargetan dan kurangnya kemampuan medis

Dilansir Al Jazeera, Rabu 31 Januari 2024, Kesehatan Gaza mengatakan kondisi rumah sakit di Khan Younis semakin mengerikan. Rumah Sakit Nasser dan Al-Amal telah kehabisan makanan.

Otoritas Gaza juga menyebut keadaan ‘menjadi lebih buruk’ karena di dua kompleks medis utama Khan Younis. Situasi ini ‘mengancam kematian banyak orang yang terluka dan sakit akibat penargetan dan kurangnya kemampuan medis’

Kementerian Kesehatan Gaza juga menyebut kedua fasilitas tersebut telah dikepung oleh pasukan Israel selama hampir seminggu. Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan tank-tank Israel telah menerobos halaman Rumah Sakit Al-Amal dan ‘menyerbu’ rumah sakit tersebut kemarin.

“Kami menganggap pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas nyawa staf medis, pasien, dan pengungsi di Kompleks Medis Nasser dan Rumah Sakit Al Amal di Khan Yunis,” ujar kementerian tersebut.

Mereka juga meminta PBB turun tangan melindungi nyawa para pasien dan pengungsi Palestina yang berlindung di sana. Mereka berharap pengiriman makanan dan perbekalan segera dilakukan.

Serangan mengejutkan Hamas terhadap Israel pada Oktober tahun lalu, menurut para pejabat Tel Aviv, telah menewaskan sekitar 1.200 orang yang sebagian besar merupakan warga sipil. Sebanyak 250 orang lainnya diculik dan disandera di Jalur Gaza.

Israel kemudian mendeklarasikan perang terhadap Hamas dengan melancarkan rentetan serangan tanpa henti via udara, laut dan darat ke Jalur Gaza, Palestina. Laporan terbaru otoritas Gaza menyebut 26.751 orang, kebanyakan perempuan dan anak-anak, tewas akibat rentetan serangan Israel.

Militer Israel Membantah

Namun, juru bicara militer Israel membantah bahwa pasukan Israel tidak menyerbu Rumah Sakit Al-Amal di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan dan tidak berada di dalamnya.

“Tidak ada penyerbuan ke rumah sakit, masuk ke dalamnya, atau perintah apa pun kepada orang-orang untuk pergi dengan todongan senjata,” kata juru bicara tersebut menanggapi pernyataan Bulan Sabit Merah Palestina.

“Pertempuran semakin intensif di sekitar rumah sakit terbesar di Gaza yang masih beroperasi dan operasionalnya terancam terhenti, jika lebih banyak pasokan tidak dapat menjangkau rumah sakit tersebut,” kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dikutip Reuters, pada Selasa.

Sebagian besar rumah sakit di Gaza telah berhenti berfungsi karena pemboman dan kekurangan pasokan setelah lebih dari tiga bulan serangan Israel yang dipicu oleh serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober.

“Rumah Sakit Al-Nasser di Khan Younis, Gaza tengah, hanya berfungsi seadanya dan dikelilingi oleh militer Israel,” kata PBB.***

Baca Ini Juga
Serbu Gaza Palestina Tentara Israel Terjangkit Diare Akut

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *