Khas  

Finalis GLB Unjuk Kebolehan, David Mitra dari California Kepincut Tari Piring

Finalis GLB
Finalis GLB (Gentra Lestari Budaya), peserta pelatihan Akting Film dan Pemilihan Putri Tari Nusantara Tingkat Nasional 2023 unjuk kebolehan, Selasa 4 Juli 2023. (Foto: Ariesmen)

Sumedang, tandabaca.id –

Finalis GLB (Gentra Lestari Budaya), peserta pelatihan Akting Film dan Pemilihan Putri Tari Nusantara Tingkat Nasional 2023 unjuk kebolehan, Selasa 4 Juli 2023.

Unjuk kemampuan, ildilaksanakan pada hari kedua dari tiga hari masa karantina yang ditetapkan panitia. Giatnya sendiri, berlangsung di Villa Bougenville, Conggeang, Sumedang.

Adapun dewan juri yang dilibatkan untuk menilai unjuk kebolehan itu adalah Abah Gaga, praktisi seni tari dari Sanggar Arum Sari, Kota Bandung. Sanggar ternama yang para siswanya acap pentas di Denmark dan Spanyol.

Dua dewan juri lainnya adalah, David Mitra, Direktur of California Film School. Dan Prabudi Dharma, Dewan Pakar GKB.

Ada beberapa rangkaian gerak dan lenggak lenggok tubuh, nan gemulai, yang menyita perhatian, para penonton dari ajang unjuk kebolehan itu.

Seperti, tarian yang disampaikan Dzikra Awrelia Detriani, peserta asal Padang Sumatera Barat yang menimba ilmu tari di Sanggar Sagatok Siriah.

Selain itu juga ada tarian Rengkak Wanoja yang disajikan Catriona,, siswi dari Sanggar Arum Sari. Lagu pengiringnya berjudul Nyironggeng.

Tak ketinggalan, penampilan dari Velisa dari Sanggar Jingga Buana. Saat unjuk ke bolehan, siswi yang baru tamat SD,, usia 12 tahun, memperagakan tarian Tirta Buana.

Finalis GLB

TARI PIRING KEJUTKAN BULE AMRIK

David Mitra, salah seorang juri mengatakan, tarian yang disajikan para finalis Pemilihan Putri Tari Nusantara GLB Tingkat Nasional 2023 sangat baik.

Oleh karenanya, apa yang disajikan para finalis itu layak di kagumi, atau diacungkan jempol.

“Tarian yang disajikan para finalis, apa lagi mereka masih sangat muda, paling muda 10-11 tahun, sangat baik. Layak diacungkan jempol” katanya.

“Mereka menari dengan ciri khas, yang masing-masing berbeda Dengan kemampuan yang berbeda-beda pula,” tambahnya.

Yang paling mengejutkan, adalah tarian yang disajikan finalis asal Padang, Sumatera Barat.

“Yang paling mengejutkan dari tarian para finalis itu adalah tari piring. Apalagi saat menari, dia berani.menginjak injak piring makan, berbahan beling,” jelasnya.

“Itu yang paling, saya kagumui” tambahnya.

“Kalau tarian itu ditampilkan di Amerika, penonton pasti akan menyukainya. Tarian jaipong itu ritmenya itu tidak konstan banyak kejutan kejutan,” ungkapnya.

Kekaguman David, kepada tari piring, tidak hanya melulu soal aksi injak-injak piring, ritme yang tersaji dalam tarian tersebut juga baik.

“Kalau tarian piring semuanya konstan,
gerakannya itu nggak bisa di duga duga dikarenakan, gerakanya konstan. Sebenarnya ini, mengikuti ritme ritme yang variatif,” katanya.

Finalis GLB

GEGARA INI FINALIS TERDIAM

Praktisi tari, Abah Gaga, kebetulan salah satu juri di acara ini, saat diminta pembawa acara untuk memberikan komentarnya atas unjuk kebolehan yang baru saja ditampilkan para finalis, malah balik bertanya kepada para peserta.

Pertanyaannya memang sederhana, tapi mampu membuat para finalis terdiam. Prrtanyaan itu adalah, apa itu tari dan apa itu menari.

“Ayo siapa yang mau menjawab,” tanyanya kepada para finalis, berulang-ulang. Tetapi semuanya tetap terdiam

Usai kegiatan, Abah Gaga.kepada wartawan.mengatakan, tari adalah rangkaian gerak. Adapun menari adalah menyajikan rangkaian gerak.

“Pertanyaan itu diajukan, terkait pandangan mata para finalis, saat.menyajikan rangkaian gerak,” ungkapnya.

Abah Gaga, mengatakan yang disajikan dalam tari adalah rangkaian gerak, karena itu, saat tangan yang bergerak, pandangan mata, penari seharusnya ke tangan, bukan ke penonton.

“Itu satu ilmu dasar yang harus diketahui seorang penari, jadi tidak sekedar, bergerak saja,” bebernya.

“Teruslah belajar. Semoga kelak, bisa menjadi para profesional di bidang seni tari,” pungkasnya. ***

Finalis GLB

BACA INI JUGA
Remaja Putri dari Beberapa Provinsi se Indonesia, Dikarantina GLB Tiga Hari, Ada Apa Yah!

 

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *