Ini Enam Kandidat Pengganti Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Baru Iran

Iran Berduka (Foto Mode AI)

TANDABACA.ID – Iran berduka, namun serangan belum berhenti membombardir Taheran. Oleh karenanya pemimpin baru harus dipersiapkan, siapakah kandidat pengganti Ayatollah Ali Khamenei yang telah syahid.

Menyusul wafatnya Ayatollah Ali Khamenei pada 28 Februari 2026 akibat serangan militer, beberapa nama muncul sebagai kandidat kuat untuk mengisi posisi Pemimpin Tertinggi Iran.

Berdasarkan penelusuran dari Mode AI tercatat ada enam nama yang disebut-sebut layak menjadi pengganti Ayatollah Ali Khamenei.

Satu dari enam nama tersebut adalah anak kandung dari Ayatollah Ali Khamenei. Mojtaba Khamenei, disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti ayahnya.

BACA INI JUGA : Kompleks Beit Rahbari Dibombardir, Ali Khamenei, Putri, Menantu dan Cucu Syahid

Berikut adalah kandidat utama yang saat ini santer dibicarakan:

Mojtaba Khamenei: Putra kedua Ali Khamenei yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat dan telah dipersiapkan selama beberapa tahun terakhir untuk suksesi ini.

Alireza Arafi: Ulama senior dan anggota Dewan Garda yang dilaporkan telah masuk dalam Dewan Transisi Kepemimpinan Iran untuk mengelola pemerintahan sementara.

Hassan Khomeini: Cucu dari pendiri Republik Islam Iran, Ruhollah Khomeini, yang memiliki pengaruh besar di kalangan tradisionalis.

Ali Larijani: Mantan Ketua Parlemen yang juga disebut oleh otoritas keamanan sebagai bagian dari pembentukan Dewan Kepemimpinan Sementara.

Mohammad Mirbagheri & Mohsen Araki: Dua ulama senior lainnya yang masuk dalam daftar kandidat potensial menurut mekanisme pemilihan Majelis Ahli.

BACA INI JUGA :  Ali Khamenei Meninggal, Israel Kembali Luncurkan Rudal, Eskalsi Konflik Memanas

Keputusan akhir akan diambil oleh Majelis Ahli (Assembly of Experts), yang bertanggung jawab memilih Pemimpin Tertinggi baru sesuai dengan konstitusi Iran.

Pemilihan Pemimpin Tertinggi Iran merupakan proses yang sangat tertutup namun memiliki aturan konstitusional yang jelas.

Sesuai dengan Pasal 107 dan 111 Konstitusi Iran, tanggung jawab tunggal untuk memilih Pemimpin Tertinggi berada di tangan Majelis Ahli (Majles-e Khobregan).
Anggota Majelis Ahli terdiri dari 88 ulama senior yang dipilih melalui pemilu setiap 8 tahun sekali.***

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *