Mengutuk Perbuatan Rasmus Paludan, di mana PBB ?

Rasmus Paludan

POLITISI partai sayap kanan Stram Kurs bernama Rasmus Paludan telah menyulut permusuhan terhadap Umat Islam dengan membakar Al Qur’an di Swedia.

Rasmus Paludan, orang yang tidak mau menyadari kebenaran Al Qur’an dan menutup diri dari kebenaran nya. Al Qur’an mengajarkan kebenaran, kebaikan dan toleransi tapi orang tersebut tidak mau menerimanya bahkan justru menistakannya. Ini merupakan perbuatan bodoh. Coba dia buka dan pelajari Al Qur’an secara jujur pasti dia akan mendapatkan kebaikan-kebaikannya.

Untuk itu kami menyatakan sebagai berikut :

Pertama, kami umat Islam kecewa dan marah melihat kitab suci kami dibakar karena kebencian seseorang yang bodoh.

Kedua, kami ummat Islam mempertanyakan komitmen PBB yang telah mendeklarasikan Anti Islamophobia pada 15 Maret 2022.

Ketiga, kami meminta Pemerintah Indonesia untuk mengutuk pelaku, meminta pertanggungjawaban Pemerintah Swedia melalui Kedutaan besarnya di Jakarta untuk menghukum pelaku.

Keempat, meminta PBB agar memproses hukum pelaku secara Adil.

Kelima, meminta negara-negara Muslim baik sendiri-sendiri maupun melalui Organisasi Konferensi Islam (OKI) untuk menuntut PBB dan Swedia untuk mengadili pelaku dengan segera.

Keenam, menyerukan umat Islam untuk Boycott produk Swedia yang Anti Islam.

Ketujuh, menyerukan umat Islam untuk lebih mengokohkan persaudaraan dan meningkatkan kepedulian terhadap Islam serta mewujudkan Islam Rohmatan lil alamin.***

Penulis : Anton Minardi dari Gerakan Masyarakat Anti Islamophobia (GAMMIS)

BACA INI JUGA
DPRD Kabupaten Garut Menerima Usulan Raperda Anti LGBTQI
Indonesia Butuh Undang-undang Anti LGBTQI

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *