Pelaku Tabrak Lari yang Buang Korbannya di Depok Dicokok

Pelaku Tabrak Lari
Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady

Jakarta, tandabaca.id
Pelaku Tabrak Lari yang Buang Korbannya di Depok dicokok di perumahan BSI daerah Sawangan. Saksi ungkap hal tak terduga, saat korban tengah bawa pelaku.

Polres Metro Depok bergerak cepat menyelidiki kasus pelaku tabrak lari yang membuang korbannya, Ellyefen (53), di Depok.

Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady mengatakan segala upaya dilakukan polisi untuk mengungkap kasus ini.

“Setelah upaya yang kami lakukan untuk mengidentifikasi kejadian, kemudian identifikasi ciri-ciri kendaraan dan pelaku, maka pada hari ini pukul 14.00 WIB pelaku berhasil diamankan,” ujarnya, Jumat (17/2/2023).

Pelaku berinisial ERA (26). Pelaku beralamat di Cipayung, Depok, pekerjaan swasta.

Fuady mengatakan pihaknya juga mengamankan motor, STNK, dan handphone pelaku. Baju yang dipakai pelaku saat melakukan tabrak lari juga diamankan polisi.

“Beberapa pakaian yang disimpan pelaku di bawah jok, kemudian pelaku diamankan di Perumahan BSI daerah Sawangan,” imbuhnya.

SAKSI MATA BILANG DEMIKIAN

Sementara itu, Maya, saksi menceritakan detik-detik korban dibuang. Dia sempat berpapasan dengan korban dan pelaku yang berboncengan.

“Yang saya tahu, saya lagi jalan ke bawah. Nah, sudah saya lihat dari kejauhan memang dia (korban) sudah agak miring dibonceng,” kata di lokasi kejadian.

Maya tidak tahu bahwa korban hendak dibuang oleh pelaku. Saat itu, ada warga yang berteriak bahwa ada orang terjatuh.

“Cuma saya nggak tahu itu mau dibuang. Nah, pas saya jalan terus dan papasan sama dia, di bawah ibu itu teriak ‘yah jatuh’. Nah, pas saya sampai bawah, terus lihat dari spion, bukannya berhenti untuk nolongin, tapi malah disingkirin kakinya, terus akhirnya jatuh di situ,” tuturnya.

Maya langsung memberhentikan motornya dan memastikan orang tersebut apakah korban dibuang atau tidak. Saat dilihat, korban sudah tidak bergerak.

“Terus saya langsung manggilin orang di gubuk, kasih tahu ada orang dibuang. Saya balik lagi, itu ibunya masih napas. Terus saya minta tolong panggilin Pak RT dan akhirnya datang. Entah siapa yang datang, pokoknya ada dua orang yang datang untuk nolongin,” ujarnya.***

BACA INI JUGA
Tawuran di Ciracas, yang Bacok Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara