Video Viral! Lagi Perang, Presiden Iran Cuek Turun ke Jalan Selfie Sama Warga

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (Foto: Hayk Baghdasaryan/Photolure via REUTERS/ File Photo Purchase Licensing Rights)

TAHERAN, TANDABACA.ID – Video Viral, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, turun ke jalan menemui warganya saat menghadiri aksi Hari Quds, peringatan tahunan untuk menyatakan solidaritas terhadap Palestina.

Video Masoud Pezeshkian menemui warga di jalanan kota Taheran itu viral di media sosial.

Presiden berjalan santai sambil menyapa pejalan kaki. Warga, katet mereka tak percaya seorang presiden berada di tengah kerumunan, bahkan di tengah kondisi perang, tanpa pengawalan ketat.

Pezeshkian juga terlihat bercengkrama dengan pejalan kaki serta melayani permintaan selfie atau foto bareng. Bahkan ada pula pejalan kaki yang mencium kening Pezeshkian. Banyak pula yang memberikan semangat dan mendoakannya.

Sementara itu beberapa orang yang diduga kuat pengawal presiden, tampak hanya berjaga dari jarak beberapa meter, di belakang dan samping, Pezeshkian.

Saat Pazeshkian jalan, warga berkumpul di pusat kota Teheran sambil mengibarkan bendera Iran dan membawa foto mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dan penggantinya, Mojtaba Khamenei.

BACA INI JUGA : Penumpang Membayar Berhak Pilih Angkutan, Koreksi Diri Sebelum Main Sweeping

Mereka mengutuk serangan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel, serta menyatakan dukungannya pada Angkatan Bersenjata Iran.

Aksi Viral Presiden Iran Sebelumnya

Presiden Iran Masoud Pezeshkian meminta maaf kepada negara-negara tetangga atas serangan Iran di seluruh wilayah tersebut. Dia mengatakan bahwa mereka tidak akan menjadi sasaran kecuali serangan tersebut berasal dari mereka.

“Saya harus meminta maaf atas nama saya sendiri dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran,” katanya dalam pidatonya yang disiarkan televisi pemerintah Iran, dilansir kantor berita AFP, Sabtu (7/3/2026).

BACA INI JUGA : Putri KW Melangkah ke Final Swiss Open 2026, Ginting Kalah

“Dewan kepemimpinan sementara kemarin sepakat bahwa tidak akan ada lagi serangan terhadap negara-negara tetangga dan tidak akan ada rudal yang ditembakkan kecuali serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut,” imbuhnya.

Dewan kepemimpinan telah memimpin Iran sejak pembunuhan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei pekan lalu, dalam serangan Amerika Serikat dan Israel yang memicu perang di Timur Tengah.

Pezeshkian juga mengatakan bahwa negaranya tidak akan pernah menyerah kepada Israel dan Amerika Serikat, saat perang Timur Tengah memasuki minggu kedua.

“Musuh-musuh Iran harus membawa keinginan mereka untuk penyerahan tanpa syarat rakyat Iran ke kuburan mereka,” kata Pezeshkian, dalam pidatonya pada hari Sabtu (7/3).***

 

Responses (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *