Konser Orkestra 32 Menit KPJ Jabar Spektakuler, Mau Buat Lebih Fenomenal Lagi

konser orkestra kpj jabar
Konser Orkestra 32 Menit yang digelar Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Jawa Barat (Jabar) di Taman Cikapayang Dago Jalan Ir H Djuanda spektakuler. Semua elemen hadir tidak terkecuali pihak regulator. (foto ariesmen)

Bandung, tandabaca.id
Konser Orkestra 32 Menit yang digelar Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Jawa Barat (Jabar) di Taman Cikapayang Dago Jalan Ir H Djuanda spektakuler. Semua elemen hadir tidak terkecuali pihak regulator.

Hadir di acara ini, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Sekretaris Komisi IV DPRD Jabar Buky Wibawa Karya Guna –akrab di sapa Bucky Wikagoe, Penasehat Brotherhood to Heaven Daden Deniswara, dan unsur-unsur lainnya

Namanya Daden deniswara ,penasehat Brotherhood to heaven

Ketua KPJ Jabar Martha Topeng bersyukur konser orkestra 32 menit yang dihadiahkan KPJ Jabar kepada warga Jawa Barat bisa berjalan lancar dan sukses.

“Ini kado KPJ Jabar kepada warga. Karena KPJ Jabar saat ini tengah merayakan hari jadinya yang ke-32,” katanya.

Harapannya, kado yang diberikan KPJ Jabar kepada warga bisa diterima dengan sukacita oleh warga baik yang melihat secara langsung pertunjukkan, atau melihatnya lewat tayangan-tayangan media sosial.

“Dukung terus karya-karya kami,” harapnya.

Doakan, kata Martha Topeng, agar semakin matang usia, KPJ Jabar juga bisa semakin berjaya. Bisa terus berkarya, berkontribusi kepada Indonesia dan Jawa Barat pada khususnya, lewat karya-karya seninya.

Sekretaris KPJ Jabar Hadi Widjaja menambahkan KPJ Jabar memang punya keinginan ingin terus menjadi lebih baik dari hari ini.

“Kalau ditanya maunya sih, ingin berkarya lebih baik lagi dari yang sudah kita buktikan ini. Lebih spektakuler dan fenomenal lagi. Dukung terus ya KPJ Jabar,” pintanya.

Konduktor Orkestra Ceppram mengatakan anggota KPJ Jabar, walau bermain musik secara otodidak tetapi kemampuannya tidak kalah dengan mereka yang mengenyam pendidikan akademis atau khusus.

“Masing-masing anggota punya spesifikasi alat musik yang dikuasainya. Jadi hampir semua alat musik bisa dimainkan anggota KPJ,” katanya.

Soal kenapa tidak banyak alat musik tiup yang ditampilkan, Ceppram mengatakan sebetulnya alat tersebut banyak, dan banyak juga yang menguasainya.

Kendalanya, tidak semua anggota bisa meluangkan waktunya untuk hadir mengikuti latihan yang diselenggarakan jelang konser orkestra ini.

“Maklumlah, alat musik itu adalah mata pencaharian mereka, dan KPJ juga belum mampu menutup penghasilan mereka bila mereka tidak mencari nafkah untuk keluarganya,” katanya.

Lagi yang dibawakan di Konser Orkestra 32 Menit ini orisinil milik personel KPJ Jabar. Judul lagunya adalah, KPJ Jabar, Miring-miring, Hidup dan Bersatulah Bangsaku.

Musisi yang terlibat diacara ini, Marta Topeng (vokal, akustik gitar), Ceppram (keyboard), Ulli DO (vokal, akustik gitar), Anto Zaid (elektrik gitar), Gori (elektrik gitar), Firman (dram), Iwan KPJ (vokal, akustik gitar).

Selain itu juga ada, Hadi Widjaja (sajak, backing vocal), Apih Igun (backing vokal), Hendri (biola), Zoom (biola), Zenet (violin), Deni (violin), Ari (biola violin), Han-han (backing vokal), Indra (gitar akustik, backing vokal), Vio (perkusi jimbo).

Musisi lainnya, Nazar (perkusi jimbe), Mantry (conuntry perkusi), Oggy Toto (perkusi, backing vokal), Hendra Jabo (akustik gitar, backing vokal), Cepy Jhonson (akustik gitar, backing vokal), Ivan (akustik gitar, backing vokal),

Tidak ketinggalan, Ladu Acep Soleh (gitar akustik, backing vokal), Refvy Putra (perkusi), Bebeng (backing vokal), dan Febby (backing vokal).

Walau kegiatannya bertajuk orkestra, harmoni dari musik yang disajikan para penyanyi jalanan ini tidak kalah menarik dengan konser-konser orkestra pada umumnya. ***

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *