Di Australia Kanvas Kosong Revki Maraktifa Laku Terjual, Apalagi Ada Lukisannya, tenar dengan nama choreopainting.
Bandung, tandabaca.id
Lukisan abstrak berjudul Bento, buah karya Revki Maraktifa sangat eksotik. Bentuknya seperti alat musik, contrabass. Lukisannya, tercipta bukan dari energinya semata tetapi atas bantuan dari energi penonton.
Disebut demikian karena Revki bukanlah pelukis biasa, melukis dengan menggabungkan tiga unsur seni seperti seni lukis, seni tari dan seni suara.
Jadi saat berkarya, Revki punya panggung sendiri nggak seperti pelukis pada umumnya, kalau melukis harus tenang, nggak boleh diganggu.
Revki melukis dengan ditemani lagu berjudul Bento, milik musisi Iwan Fals. Sambil melukis Revki juga menari dan sesekali ikut menyanyi
Lukisan Bento dibuatnya sampai lagu selesai, tetapi sesungguhnya sentuhan jari tangannya di atas kanvas tidak lebih dari dua menit saja.
Bento disajikan Revki pada parade pertunjukkan seni budaya 2025 yang digagas Rumah Budaya Engkol Jalan Engkol Palasari Bandung, Sabtu 8 Februari 2025.
Revki menjelaskan seni yang dihasilkan dalam performance-nya disebut dengan nama Choreopainting, dan sudah diakui google website sejak 2016.
“Awalnya karya itu saya beri nama dancing painting, tetapi nggak muncul di dalam mesin pencarian google,” katanya.
Oleh bernama dancing painting dimulai Revki dari 2013 sampai 2015, tetapi nggak pernah muncul di halaman pertama mesin pencari google.
“Yang muncul dancing sendiri dan painting sendiri,” katanya.
2016 Rivki beri nama buah karyanya itu dengan Choreopainting. Diambil dari akar kata choreography dan painting.
“Tahun itu juga saya dapat surat dari google website, yang mengabarkan choreopainting diterima sebagai istilah baru di google website,” katanya panjang lebar.
Kanvas Kosong Laku Terjual
Revki tidak hanya melukis di Indonesia saja, acap gelar pertunjukkan di negara bagian Victoria Australia, seperti Melbourne dan Benalla dan lain-lain.
“Kemarin saya 23 hari performance Victoria Australia. Disana saya bisa performance di 10 titik, kan satu lukisan hanya lima sampai enam menit saja,” katanya.
Di Australia juga, penggemar buah karya Revki sangat banyak, satu lukisan rata rata dibeli penikmat seni dengan harga antara Rp40 Juta sampai Rp50 Juta.
“Bahkan kanvas kosongnya saja dibeli, i book this,” kata Revki menirukan audiencenya saat beli lukisan.
Di Australia juga pernah ada yang menghitung, sentuhan jari tangannya di atas kanvas rata-rata satu menit 16 detik.
“Sampe segitunya ya orang menghitung,” katanya.
Soal apakah tidak tertarik untuk mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI), bilang ada keinginan.
“Saya menunggu bantuan dari teman-teman, bagaimana cara mengurusnya di Muri,” katanya.
Terkait apakah kata choreopainting juga akan didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
“Mau juga, karena saya punya bukti suratnya dari google,” pungkasnya.@Ry














Wonderful beat ! I wish to apprentice while you amend your web site, how can i subscribe for a blog web site? The account helped me a appropriate deal. I were a little bit acquainted of this your broadcast provided vivid clear idea
I¦ve been exploring for a little for any high quality articles or weblog posts in this sort of house . Exploring in Yahoo I ultimately stumbled upon this web site. Reading this information So i¦m satisfied to express that I have a very good uncanny feeling I discovered just what I needed. I such a lot surely will make certain to don¦t fail to remember this website and provides it a look on a relentless basis.
My spouse and I absolutely love your blog and find the majority of your post’s to be what precisely I’m looking for. Would you offer guest writers to write content for you? I wouldn’t mind publishing a post or elaborating on a number of the subjects you write in relation to here. Again, awesome website!
Please let me know if you’re looking for a article author for your weblog. You have some really good posts and I think I would be a good asset. If you ever want to take some of the load off, I’d love to write some content for your blog in exchange for a link back to mine. Please send me an email if interested. Kudos!
You have noted very interesting points! ps decent site.
Very interesting details you have observed, thanks for putting up.
hi!,I like your writing so much! share we communicate more about your post on AOL? I require a specialist on this area to solve my problem. Maybe that’s you! Looking forward to see you.
Enjoyed studying this, very good stuff, regards. “Success doesn’t come to you…you go to it.” by Marva Collins.
What i don’t realize is in fact how you are not actually much more well-preferred than you might be now. You’re so intelligent. You realize therefore considerably in relation to this topic, made me in my opinion consider it from so many various angles. Its like women and men aren’t fascinated until it is something to accomplish with Woman gaga! Your individual stuffs excellent. At all times deal with it up!